RSS

Menikah Denganmu, Bidadariku :-)

20 Nov

menantimu hingga saat
cintaku temukan dirimu
usai sudah sampai disini
berdiri melabuhkan asmara

(Menikahimu – Kahitna)

Alhamdulillahirobbil’alaamiin. Usai sudah penantian ini, penantian yang teramat panjang. Penantian akan hadirnya seorang bidadari, belahan jiwaku. Seseorang yang ditakdirkan halal untukku, hanya untukku. Aku tidak ingin membagimu dengan yang lain karena kamu, bidadariku, hanya milikku seorang. 

Alloh SWT memang memiliki rencana yang luar biasa indah. Kemana rasa cinta itu sejak pertama bertemu? Tegur, sapa, salam atau hanya sekedar pandangan selintas kerap terjadi di antara sesaknya beban kuliah. Tapi tidaklah sedikit pun ada getaran disana. Aku menutup diri dari godaan cinta, karena aku yakin Alloh akan menghadiahkan bidadari terbaik-Nya di waktu yang tepat.

Yup, dengan baiknya Alloh mempertemukan kami sekilas melalui sebuah tulisan. Getaran itu sudah muncul dalam diriku, hanya saja aku masih mengukur diri dan hanya mampu berbisik dalam hati, “Kalau kau memang jodohku, Alloh akan mempertemukan kita kembali”.

Rencana Alloh memang indah. Disaat kita berdekatan dalam satu atap, rasa itu hanya muncul selintas saja. Namun saat jarak memisahkan kita ribuan kilometer, justru Alloh menggetarkan rasa itu. Alloh tau, kita mungkin tak akan sanggup menahan rasa kalau kita tetap 1 atap. Kita mungkin akan terjerumus dalam umbaran cinta yang tak halal. Oleh karenanya Alloh memisahkan kita agar kita mampu bersabar dan menikmati setiap proses taaruf menuju jalan yang halal, yang diridhoi-Nya.

menikah denganku
menempatkan cinta
melintasi perjalanan usia

“Tantangan” darimu aku terima. Karena aku yakin kau begitu berharga, demi memilikimu, aku berani menghadap kedua orang tuamu. Tak mengapa aku belum bertemu muka dengan bidadariku, kalau memang Alloh ridho dengan niatku insya Alloh akan dimudahkan. Aku tak tahu, hingga kemarin, perasaanmu saat aku diterima dengan baik oleh keluargamu. Satu yang pasti, aku sangat bahagia. Aku semakin yakin bahwa dirimu sungguh-sungguh berharga, hingga tak mengapa kalau pertemuan kita sementara tertunda.

menikah denganmu
menetapkan jiwa
bertahtakan kesetiaan cinta
selamanya

Aku tetapkan jiwa dan hatiku untuk memilihmu. Melalui prosesi lamaran yang sederhana namun penuh khidmat, aku nyatakan niatan diriku untuk memilikimu. Anggukan yang teramat anggun dari wajahmu sungguh membuat aku bahagia, terima kasih Sayangku. Keharuan dan keceriaan nampak terpancar dari semua keluarga. 

Adikku, kau sungguh sangat berharga dan berbeda, tiada duanya dihati Aa. Disaat orang lain memilih memasang status “engaged”, kau memilih untuk merahasiakan ini. Bahkan walau hanya sekedar foto pun tidak kau sebarkan. Kau begitu berani untuk mengingatkanku saat aku tak sengaja menyatakan hal-hal yang sensitif untuk perasaanmu. Aku sungguh bangga memilih seorang wanita setangguh dirimu untuk menjadi pendamping hidupku. 

Dan hari yang paling bersejarah itu tiba. 10-11-12. Aku menikahimu, mengambil alih tanggung jawab membimbingmu dari kedua orang tuamu. menghalalkan segala hubungan kita berdua, menjadikanmu milikku satu-satunya, pasangan hidupku dunia-akhirat. Diawali dengan khutbah nikah yang syahdu dan sangat berkesan, kulafadzkan ikrar ijab-kabul dengan lancar. Kutatap kedua mata Bapakmu, agar Beliau yakin bahwa Beliau menyerahkanmu ke tangan yang tepat.

Aku memang tidak hidup di negeri dongeng. Namun aku sungguh bertemu dengan seorang Tuan Puteri. Saat aku kecup keningmu pertama kali, aku sampai lupa doa yang sudah kuhafal selama seminggu saking terpesonanya dengan seorang bidadari yang berdiri dihadapanku.  

Terima kasih Sayangku, Amalina Ghaisani Komarudin, Istri Aa dunia akhirat. Alloh, dirimu dan keluargamu senantiasa meringankan segala urusan ini. Insya Alloh Aa akan menjaga Adik semampu Aa, membimbing Adik agar kita bisa bersama-sama masuk surga-Nya, Aamiin. Aa sayang Adik karena Alloh 🙂

Naff – Akhirnya Ku Menemukanmu

Akhirnya kumenemukanmu
Saat hati ini mulai merapuh
Akhirnya kumenemukanmu
Saat raga ini ingin berlabuh

Kuberharap engkaulah
Jawaban segala risau hatiku
Da biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku

Reff:
Jika nanti ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau disampingku
Jangan pernah letih tuk mencintaiku

Azis & Amalina

Karawang, 10 November 2012

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 20 November 2012 in Catatan Pribadi

 

3 responses to “Menikah Denganmu, Bidadariku :-)

  1. Amalina

    20 November 2012 at 10:59 pm

    etpis Aa. di kampus mah naha asa biasa aja, ketemu aja jaraaang.
    tapi Subhanalloh, dengan mudahnya Alloh memberikan rasa itu ketika kita dipisahkan jarak 14.326 kilometer (adik ga ngukurr sendiri, itu mah kata om gugel jarak Spore-Groningen segitu 😛 )

    makasih ya suamiku sayang.
    Adik juga sayang sama Aa karena Alloh 🙂

     
  2. andri0204

    23 November 2012 at 2:15 pm

    hadeuhhh..
    barokallahulakuma wa baroka ‘alaikuma wa jamaa bainakuma fi khair
    walo rada telat, gapapa lah ya 😀

    akhirnya fessenden-fessenden

     
  3. anakbos10

    6 Agustus 2014 at 2:00 am

    WOW Keren nie artikelnya
    Sambil baca artikel ini, Aku numpang promosi deh !
    Agen Bola, Bandar Bola Online, Situs Taruhan Bola, 7meter

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: